RADIO SUARA SAWERIGADING MEDIA HIBURAN DAN INFORMASI-

Selasa, 22 Januari 2013

MUSIK AKTIFITAS DAN INFORMASI PAGI 7.30 Wit.
PASCA PUTING BELIUNG KOMISI III HEARING BPBD
*Singkronkan data korban bencana

Polewali Mandar_ Komisi III Dprd Kab. Polewali Mandar gelar Rapat kordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPMPD), Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Senin, 21/01/2013.

Dalam rangka mengsingronkan data peristiwa bencana puting beliung yang melanda daerah baru baru ini. Hamzah Haya anggota DPRD mengharapkan semua rumah tangga yg terdata korban bencana puting beliung agar diberikan bantuan sesuai kemampuan keuangan daerah.

'yang sudah dibantu diklasifikasi kembali berdasar kategori kerusakan rumah atau bangunan warga, mereka mesti diverifikasi"sebut Hamzah haya legisaltor partai Golkar asal wonomulyo.

kata Hamzah, menurut laporan instansi terkait saat ini masih dilakukan verifikasi data, korban bencana sejuah ini jumlah 600 yang dinyatakan lolos berhak mendapat bantuan.

lanjutnya, jika mengacu perundang undangan dan peraturan Bupati atau peraturan daerah maka komisi III DPRD mengharapkan pemkab jika ada korban puting beliung, usulan 4 klasifikasi yaitu rusak total, rusak berat, rusak ringan, rusak sedang ringan itu berhak mendapat bantuan sesuai kebutuhan."imbuhnya kritis.

aspirasi warga ke DPRD kebutuhan bantun materi korban bencana di kecamatan Wonomulyo khususnya menolak bantuan makan mie instan namun yang dibutuhkan material bangunan seperti paku, atap rumah yg rusak akibat diterjang angin puting beliung sebut. Hamzah.

Jumlah Kerusakan infrastruktur bangunan rumah warga yang di timbulkan peristiwa angin puting beliung di Kab Polewali mandar bertambah. akses data diterima media center Kominfo dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Polewali mandar. disebab disetiap desa, mencatat jumlah kerusakan rumah warga dan bangunan lainnya dengan katergori Rusak berat Rusak sedang, Rusak Ringan, Rusak ringan sedang mencapai 2 ribu lebih. sementara dinas sosial 600 an korban bencana puting beliung.(Radio ss/Aty)

Reaksi:

0 komentar: